Konsep Membangun Jaringan Komputer

Konsep Membangun Jaringan Komputer
Local Area Network (LAN)
Oleh: Mulyanto

Istilah Jaringan Komputer sudah tidak asing lagi baik bagi kita yang terbiasa bekerja dibidang komputer. Namun bagi sebagian orang istilah ini kurang begitu populer padahal dalam kegiatan sehari-hari mereka menggunakan fasilitas ini. Misalnya seorang operator komputer yang sehari-hari menggunakan sebuah program aplikasi yang dapat diakses di semua komputer yang ada di kantornya. Hal ini dapat terjadi karena komputer-komputer tersebut terkoneksi dalam satu jaringan komputer. Jaringan Komputer merupakan gabungan dua buah komputer atau lebih yang saling terhubung antara satu dengan yang lainnya menggunakan protocol komunikasi melalui media transmisi sehingga dapat berbagi sumber daya (printer, CD-ROM dll), bertukar data atau file (sharing) dan komunikasi. Sedangkan istilah Local Area Network (LAN) merupakan salah satu jenis jaringan komputer, ruang lingkup yang dilayani berada di dalam suatu kantor, sebuah gedung atau sebuah sekolah.
Tujuan dibangunnya sebuah jaringan komputer adalah untuk berbagi pakai sumber daya (Printer, CD-ROM dll), bertukar data atau file (sharing), berbagi koneksi dan berkomunikasi antar komputer. Jaringan komputer secara nyata berkontribusi pada efisiensi dan efektivitas dengan jalan menghemat waktu dan biaya serta mempercepat proses pengambilan keputusan.
Tujuan dari ditulisnya artikel ini diharapkan para pembaca dapat menambah wawasan dan memahami konsep membangun sebuah jaringan komputer sederhana sehingga berguna untuk pengembangan diri baik dilingkungan perusahaan maupun diluar perusahaan.
Untuk membangun sebuah jaringan komputer sederhana kita membutuhkan beberapa perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yaitu:
1. Sebuah komputer yang akan digunakan sebagai server.
2. Beberapa komputer yang akan digunakan sebagai client server.
3. Kabel menggunakan Kabel UTP Cat.5/ Cat.6
4. Swicth/ Hub
5. Network Interface Card (NIC)
6. Perangkat lunak (Operating System)
1. Server.
Server merupakan sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

2. Client Server.
Client Server merupakan computer yang digunakan menjalankan program aplikasi dan menerima masukan data dari pengguna (operator). Komponen klien server tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya ke komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari klien, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada klien. Klien pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.

3. Kabel
Kabel merupakan media transmisi dalam jaringan komputer. Kabel yang digunakan merupakan kebel yang memiliki standar TIA (Telecommunications Industry Association) dan EIA (Electronic Industries Alliance). Organisasi ini merupakan assosiasi beberapa produsen peralatan elektronik dan telekomunikasi. TIA/EIA standard menetapkan lima kategori spsdifikasi kabel jenis UTP (Unshielded Twisted Pair). Untuk pengaplikasian jaringan komputer digunakan kabel UTP Cat.5 atau Cat.6.

4. Swicth/ Hub

Switch/Hub berfungsi menggabungkan beberapa segmen atau kelompok LAN. Switch/Hub dapat menghubungkan tipe      jaringan yang berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama.

5. Network interface Card (NIC).
Network interface Card (NIC) atau sering disebut Card LAN berfungsi sebagai sarana menerima dan mengirimkan data melalui kabel jaringan. Komputer sekarang biasanya sudah dilengkapi dengan NIC yang terpasang secara onboard. Adapun tugas dari NIC adalah sebagai berikut:
• Mengirim data ke komputer lain dengan sebelumnya mempersiapkan data dari komputer agar dapat dilewatkan ke media penghubung.
• Mengontrol aliran data antar komputer dan sistem perkabelan.
• Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menterjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer.

6. Operating System.
Operating System atau sistem operasi ibarat nyawa pada diri kita, tanpa sistem operasi sebuah perangkat keras komputer dengan spesifikasi dan performance yang tinggi tidak ada artinya. Jadi sistem operasi memiliki peran yang sangat penting didalam sebuah komputer. Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.51, dan dilanjutkan dengan Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalah Windows 2000 Server, Windows Server 2003 dan Windows Server 2008. Sedangkan sistem operasi untuk klien dapat digunakan Windows 2000, Windows XP dan yang terbaru Windows 7.

Daftar Pustaka
1. Ahmad Yani, 2007, Panduan Membangun Jaringan Komputer, Penerbit: PT. KAWAN PUSTAKA, Jakarta.
2. Wahana Komputer, 2006, Seri Penunrun Praktis Mengistalasi Perangkat Jaringan Komputer, Penerbit: PT. ELEX MEDIA KOMPUTINDO, Jakarta.
3. Abdul Razaq Rizky SIP, 2006, Belajar Cepat Langsung Praktik Microsoft Windows Server 2003, Penerbit: CV. YRAMA WIDYA, Bandung.

Website Referensi

http://d-link.com

http://www.obengware.com

http://id.wikipedia.org/wiki/Peladen

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s